NGAJI BARENG GUSMUS
Info Menarik | Silahkan yang ingin bergabung
Muslim kita sebenarnya muslim KTP atau Muslim Peranakan, namun apakah karna semua itu kualitas Muslim kita Rendah? Tidak, semua bias kita tingkatkan kualitas muslim kita dengan memperbaiki Amal Ibadah kita. Kualitas Muslim kita yang dapat merasakan dan paham tau kualitas muslim kita bukanlah dari orang lain melainkan pribadi masing-masing.
Namun paling tidak kualitas Muslim kita ini bisa dilihat dari perilaku keseharian kita oleh orang lain, Mungkin dilihat dari jam terbang sholat kita. Kalau sholat kita belum menepati 5 waktu apakah kualits muslim kita ini bagus? Sholat aja masih kurang masak kualitas bagus heheee.
Paling tidak kita sebagai manusia yang bermuslim walaupun keadaan kita sedang susah, seret, lemah apalagi anak muda bilang Galau kita wajib memperbaiki kemusliman kita untuk lebih baik diantaranya ikut pengajian atau pun ikut kemajlis-majlis lainnya yang cocok dengan Hati kita. Ingat Majlis yang kami maksud adalah majlis berbasis pendalam Agama.
Kita sebenarnya sudah sering mengikuti pengajian atau mendatangi majlis majlis ritual keagamaan. Yang perlu kita lihat apakah ada efek buat kemusliman kita? Apakah hanya sekedar
Kegiatan sema? Tentunya harapan kita untuk berubah kelebih baik dan baik dalam mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Mari kita tata niatan kita untuk menghadiri pengajian, Majlis-majlis Dzikir, maupun kegiatan rohani apapun yang terpenting bukan karena ramenya, trend nya atau karna mencari tambah teman. Tetapi Niatan dan membawa EFEK BAIK untuk pribadi kita.
Ngaji Sareng :
Gus Mus ( Rembang )
kalayan
Gus Yusuf ( Tegalrejo Magelang )
Ahad malam Senin 1 Juni 2014 | 20.00 WIB Halaman Mushola Babussalam, Bapangan Jepara
Di meriahkan TASURA tari sufi Jepara
Info Menarik | Silahkan yang ingin bergabung
Muslim kita sebenarnya muslim KTP atau Muslim Peranakan, namun apakah karna semua itu kualitas Muslim kita Rendah? Tidak, semua bias kita tingkatkan kualitas muslim kita dengan memperbaiki Amal Ibadah kita. Kualitas Muslim kita yang dapat merasakan dan paham tau kualitas muslim kita bukanlah dari orang lain melainkan pribadi masing-masing.
Namun paling tidak kualitas Muslim kita ini bisa dilihat dari perilaku keseharian kita oleh orang lain, Mungkin dilihat dari jam terbang sholat kita. Kalau sholat kita belum menepati 5 waktu apakah kualits muslim kita ini bagus? Sholat aja masih kurang masak kualitas bagus heheee.
Paling tidak kita sebagai manusia yang bermuslim walaupun keadaan kita sedang susah, seret, lemah apalagi anak muda bilang Galau kita wajib memperbaiki kemusliman kita untuk lebih baik diantaranya ikut pengajian atau pun ikut kemajlis-majlis lainnya yang cocok dengan Hati kita. Ingat Majlis yang kami maksud adalah majlis berbasis pendalam Agama.
Kita sebenarnya sudah sering mengikuti pengajian atau mendatangi majlis majlis ritual keagamaan. Yang perlu kita lihat apakah ada efek buat kemusliman kita? Apakah hanya sekedar
Kegiatan sema? Tentunya harapan kita untuk berubah kelebih baik dan baik dalam mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Mari kita tata niatan kita untuk menghadiri pengajian, Majlis-majlis Dzikir, maupun kegiatan rohani apapun yang terpenting bukan karena ramenya, trend nya atau karna mencari tambah teman. Tetapi Niatan dan membawa EFEK BAIK untuk pribadi kita.
Ngaji Sareng :
Gus Mus ( Rembang )
kalayan
Gus Yusuf ( Tegalrejo Magelang )
Ahad malam Senin 1 Juni 2014 | 20.00 WIB Halaman Mushola Babussalam, Bapangan Jepara
Di meriahkan TASURA tari sufi Jepara
LOMBA
LINTAS ALAM KOMANDO BATALIYON “ SUNAN MURIA “ KABUPATEN JEPARA 2014
MINGGU,
20 APRIL 2014
STAR /
FINISH : Kantor Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara Jawa Tengah
Fasilitas
: piagam, Stiker, Id Card, slayer +
Piagam
MEREBUTKAN
Tropy I,
II, III Beregu Umum
Tropy I,
II, III beregu Pelajar Putra
Tropy I,
II, III beregu Pelajar Putri
Dan Uang Pembinaan
CONTACT
PERSON:
HERI
085225 702 261
ADI
089841 625 20
BB
25CD630A
PETUNJUK
PELAKSANAAN DAN FORMULIR PENDAFTARAN
TATA
TERTIB PELAKSANAAN
1. Mentaati
peraturan yang dibuat panitia dan pihak manapun demi keselamatan peserta.
2. Menghormati
adat istiadat penduduk saat menginap dan daerah-daerah yang dilalui saat
perjalanan.
3. Dilarang
merusak lingkungan hidup disepanjang rute.
4. Dilarang
membuat keributan selama kegiatan.
5. Dilarang
membawa narkoba, miras dan senjata tajam (yang dapat membahayakan diri sendiri
dan orang lain).
6. Khusus
untuk kategori pelajar wajib membawa surat keterangan sebagai siswa/i (Kartu
Pelajar/surat delegasi dari sekolah).
7. Khusus
untuk umum, tiap regu boleh campur putra/i.
8. Segala
bentuk resiko yang timbul akibat kelalian peserta dalam kegiatan ini, peserta
tidak akan menuntut apapun dari panitia.
9. Keputusan
panitia tidak dapat diganggu gugat.
PERSYARATAN
PESERTA
1. Membayar
biaya pendaftaran sebesar Rp. 15.000,-/Perorangan dan Rp. 45.000,- / Perregu
2. Membawa
perlengkapan pribadi.
3. Membawa
obat-obatan pribadi.
KATEGORI
:
- Umum Beregu
- Umum perorangan
- Pelajar putra beregu
- Pelajar putri beregu
Jarak tempuh kurangg\ lebih 36,5 km
Berita Lainnya :
KENANGAN TERAKHIR MBAH BASYIR JEKULO KUDUS
KUDUS, 18 MARET
2014. KH Ahmad Basyir (90) telah meninggalkan kita semua dalam dari santri
pelosok hingga kota telah datang berbondong-bondong untuk mengikuti pemakaman
seorang Kiyai karismatik di kampung beliau Bareng, Kauman Jekulo Kudus Jawa Tengah , Kiai yang akrab disapa Mbah Basyir tersebut
meninggal karena usianya yang lanjut setelah sempat di rawat di Rumah Sakit
Islam (RSI) Kudus selama dua minggu kemarin. Tutur Putra beliau.
untuk melihat video KLIK DISINI
Mbah Basyir meninggal sekitar jam 00.15 dini hari. Kabar meninggalnya Mbah Basyir, tersebar cepat hingga ke luar daerah. Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dan para santri dari berbagai daerah pun berdatangan untuk mengantar jenazah mbah Basyir ke pemakaman desa setempat di Dusun Kauman, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Pengasuh Pesantren Darul Falah Jekulo, Kudus ini dimakamkan sekitar jam 14.15. Ribuan pelayat sudah memadati area pemakaman sebelum jenazah Mbah Basyir dibawa ke pemakaman.
Sekitar jam 12.00, para pelayat yang datang cukup kesulitan masuk ke lokasi rumah duka. Pasalnya, akses jalan menuju kesana, sudah ditutup lantaran banyaknya masyarakat yang berdatangan ke kediaman Mbah Basyir sejak pagi untuk mesholati lebih awal.
Nampak hadir berta'ziyah, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ali Mufidz, kemudian beberapa tokoh ulama sepuh asal Kudus, seperti KH Sya'roni Ahmad, KH Khoiruzzad, KH Ulil Albab dan Ketua MUI Kudus KH Syafiq Nashan juga turut hadir dalam pemakaman Mbah Basyir.
Selain itu, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Kudus juga terlihat di rumah duka seperti Bupati Kudus Musthofa dan Wakil Bupati Abdul Hamid.
Karena terlalu banyak pelayat yang datang dan memenuhi area pemakaman, jenazah mbah Basyir pun diantarkan ke lubang pemakaman dengan cara dilangsir secara estafet dari tangan ke tangan pelayat.
Kondisi serupa pun terjadi saat jenazah Mbah Basyir hendak dishalatkan di Masjid Baitus Salam. Jenazah mbah Basyir pun harus dilangsir secara estafet dari tangan ke tangan.
Kiai kelahiran Kudus, 30 november 1924 ini memang dikenal sosok ulama karismatik yang memiliki ribuan santri. Selain itu, mbah Basyir juga dikenal sebagai guru dan pemberi ijazah amalan Dalailul Khairat. Sehingga, tidak heran jika pada saat pemakamannya begitu banyak masyarakat yang datang.
Seorang santri, Abdur Rokhim mengatakan, dirinya sebagai santri merasa kehilangan atas meninggalnya Mbah Basyir. Menurutnya, Mbah Basyir adalah sosok kiai karismatik yang bisa memberikan ketenangan bagi siapa pun yang diajak bicara.
"Kami pasti merindukan sosok beliau. Petuah, nasehat beliau sangat kami harapkan," katanya.
Ketua Ketua MUI Kudus, KH Syafiq Nashan, dalam sambutannya mengatakan, banyak masyarakat dan santri baik dari Kudus maupun luar Kudus yang berguru pada Mbah Basyir. "Beliau memang sangat dikenal sebagai guru ijazah Dalailul Khoirat," katanya.
Dia menambahkan, Mbah Basyir adalah sosok teladan yang dapat dicontoh. Semasa hidupnya, mbah Basyir dikenal sosok ulama yang ramah terhadap sesama. Khususnya dimata tetangga dekatnya maupun masyarakat luas pada umumnya.
"Karena sifat beliau ini, Mbah Basyir menjadi seorang tokoh ulama yang disegani banyak orang," ujarnya.
Kabar meninggalnya mbah Basyir menjadi berita duka yang sangat mendalam bagi kaum muslimin di Indonesia khususnya Pantura karena sifat mbah Basyir adalah seseorang yang santun dan tidak membeda-bedakan siapapun.
Mbah Basyir meninggal sekitar jam 00.15 dini hari. Kabar meninggalnya Mbah Basyir, tersebar cepat hingga ke luar daerah. Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dan para santri dari berbagai daerah pun berdatangan untuk mengantar jenazah mbah Basyir ke pemakaman desa setempat di Dusun Kauman, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Pengasuh Pesantren Darul Falah Jekulo, Kudus ini dimakamkan sekitar jam 14.15. Ribuan pelayat sudah memadati area pemakaman sebelum jenazah Mbah Basyir dibawa ke pemakaman.
Sekitar jam 12.00, para pelayat yang datang cukup kesulitan masuk ke lokasi rumah duka. Pasalnya, akses jalan menuju kesana, sudah ditutup lantaran banyaknya masyarakat yang berdatangan ke kediaman Mbah Basyir sejak pagi untuk mesholati lebih awal.
Nampak hadir berta'ziyah, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ali Mufidz, kemudian beberapa tokoh ulama sepuh asal Kudus, seperti KH Sya'roni Ahmad, KH Khoiruzzad, KH Ulil Albab dan Ketua MUI Kudus KH Syafiq Nashan juga turut hadir dalam pemakaman Mbah Basyir.
Selain itu, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Kudus juga terlihat di rumah duka seperti Bupati Kudus Musthofa dan Wakil Bupati Abdul Hamid.
Karena terlalu banyak pelayat yang datang dan memenuhi area pemakaman, jenazah mbah Basyir pun diantarkan ke lubang pemakaman dengan cara dilangsir secara estafet dari tangan ke tangan pelayat.
Kondisi serupa pun terjadi saat jenazah Mbah Basyir hendak dishalatkan di Masjid Baitus Salam. Jenazah mbah Basyir pun harus dilangsir secara estafet dari tangan ke tangan.
Kiai kelahiran Kudus, 30 november 1924 ini memang dikenal sosok ulama karismatik yang memiliki ribuan santri. Selain itu, mbah Basyir juga dikenal sebagai guru dan pemberi ijazah amalan Dalailul Khairat. Sehingga, tidak heran jika pada saat pemakamannya begitu banyak masyarakat yang datang.
Seorang santri, Abdur Rokhim mengatakan, dirinya sebagai santri merasa kehilangan atas meninggalnya Mbah Basyir. Menurutnya, Mbah Basyir adalah sosok kiai karismatik yang bisa memberikan ketenangan bagi siapa pun yang diajak bicara.
"Kami pasti merindukan sosok beliau. Petuah, nasehat beliau sangat kami harapkan," katanya.
Ketua Ketua MUI Kudus, KH Syafiq Nashan, dalam sambutannya mengatakan, banyak masyarakat dan santri baik dari Kudus maupun luar Kudus yang berguru pada Mbah Basyir. "Beliau memang sangat dikenal sebagai guru ijazah Dalailul Khoirat," katanya.
Dia menambahkan, Mbah Basyir adalah sosok teladan yang dapat dicontoh. Semasa hidupnya, mbah Basyir dikenal sosok ulama yang ramah terhadap sesama. Khususnya dimata tetangga dekatnya maupun masyarakat luas pada umumnya.
"Karena sifat beliau ini, Mbah Basyir menjadi seorang tokoh ulama yang disegani banyak orang," ujarnya.
Kabar meninggalnya mbah Basyir menjadi berita duka yang sangat mendalam bagi kaum muslimin di Indonesia khususnya Pantura karena sifat mbah Basyir adalah seseorang yang santun dan tidak membeda-bedakan siapapun.
Berita Lainnya
- MBAH BASYIR WAFAT (KH.AHMAD BASYIR JEKULO KUDUS)
- INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI'UN KH. SAHAL MAHFUDZ PULANG KERAHMATULLAH
- Titipkan Cinta Pada ILLAHI wahai Guruku
BANK BTPN SYARIAH, MEMBUTUHKAN PEMBINA SYARIAH :
KUALIFIKASI :
KUALIFIKASI :
1. WANITA USIA MAKSIMAL 28 THN
2. PENDIDIKAN SMU/SEDERAJAT, D1-D3 DAN S1
3. MENYUKAI PEKERJAAN LAPANGAN DAN MAMPU MENGENDARAI SEPEDA MOTOR
4. BERSEDIA TINGGAL DAN KERJA DI DESA-DESA DI SELURUH WILAYAH JAWA TENGAH, DIY DAN SEKITARNYA
FASILITAS :
1. MESS
2. GAJI TETAP
3. ASURANSI KESEHATAN, THR,
4. FASILITAS KENDARAAN KERJAAN
5. PELATIHAN DAN JENJANG KARIER
KIRIM LAMARAN ANDA MELALUI SMS KE 085700062485
FORMAT : FJTG(bintang)NAMA LENGKAP(bintang)USIA(bintang)J
contoh :FJTG*RANI APRILIA*23*P*S1*SEMARANG
Atau dikirimkan melalui email : recruitment.shariajateng@btpn.
format :msword/pdf






.jpg)
.jpg)
